Solskjaer Sanjung Mental Pemainnya saat Man United Imbangi Burnley | Scr99 Bandar Bola | Agen Judi Slot Games | Agen Judi Online | Judi Bola Online
[ 30-01-2019 ]
Solskjaer Sanjung Mental Pemainnya saat Man United Imbangi Burnley | Scr99 Bandar Bola | Agen Judi Slot Games | Agen Judi Online | Judi Bola Online

Manchester United harus puas mengakhiri laga kontra Burnley dengan skor 2-2 di pertandingan lanjutan pekan ke-24 Liga Inggris 2018-2019, pada Rabu (30/1/2019) dini hari. Akan tetapi sang pelatih, Ole Gunnar Solskjaer, mengaku tetap senang lantaran Man United tak jadi kalah usai sempat tertinggal 0-2 di menit-menit akhir. Bahkan, Solskjaer menyanjung mental para pemainnya di laga tersebut.

Solskjaer akui dibuat kagum dengan mental Paul Pogba dan kawan-kawan saat bertandingan di Stadion Old Trafford tersebut. Pasalnya Man United hampir saja kalah dari The Clarets –julukan Burnley– lantaran hingga memasuki menit ke-81, tim asuhan Solskjaer itu sedang tertinggal 0-2. Namun berkat semangat juang yang begitu besar, Man United akhirnya mampu menyamakan kedudukan di menit ke-87 melalui aksi Pogba dan Victor Lindelof (90+2’).


Berkat dua gol telat itu, Man United akhirnya tidak jadi kalah dan Solskjaer mengakui cukup senang karena setidaknya timnya itu masih merasakan membawa pulang satu poin. Pelatih asal Norwegia itu juga mengaku banyak mendapatkan pujian dari banyak orang lantaran para pemainnya telah memperlihatkan mental dan semangat juang yang luar biasa di laga tersebut. Itulah yang membuat Solskjaer tak terlalu sedih meski Man United tidak jadi menang.

“Ketika dalam perjalanan ke sini (ruang konferensi pers), saya beberapa kali berhenti karena staff kami. Mereka banyak yang mengatakan ‘semangat yang hebat, daya juang yang baik, dan cara kami menyeimbangkan skor sangatlah luar biasa’” ujar Solskjaer, seperti diwartakan Sportskeeda, Rabu (30/1/2019).


“Jadi tentu saja saya senang berhasil mendapatkan satu poin, walaupun sebenarnya kami bisa saja meraih tiga poin sekaligus ketika di menit-menit akhir laga. Namun sayangnya kami sudah kehabisan waktu. Kami telat untuk panas,” tukas pelatih berusia 45 tahun itu.