[ 12-06-2018 ]
'Pogba Akan Bersinar di Piala Dunia 2018' | Situs Judi Online Poker | Domino Qiu Qiu | Ceme | Ceme Keliling | Poker |


Jakarta - Paul Pogba sedang dalam masa-masa pasang surut di atas lapangan. Tapi, gelandang Manchester United itu diyakini tetap akan bersinar di Piala Dunia 2018.
Pogba melewati musim 2017/2018 dengan tidak terlalu mengesankan bersama MU. Performanya dinilai jauh dari konsisten, yang membuatnya dicadangkan dalam beberapa laga penting MU.
Ada anggapan menurunnya performa Pogba ini tak lepas dari statusnya sebagai pemain termahal di dunia pada 2016. Sebagian besar pasang mata berharap bisa melihat gelandang 25 tahun itu menjadi penentu dalam permainan.
Di Piala Dunia 2018 nanti, Pogba akan kembali menjadi sorotan. Nama besarnya diharapkan akan bisa membawa tim nasional Prancis sukses besar di Rusia.
Pada Piala Eropa 2016 di Prancis, Pogba cuma bisa membantu Les Bleus menjadi finalis, setelah kalah 0-1 dari Portugal. Akan tetapi, sinarnya kala itu belum terlalu terang.
"Orang-orang mengharapkan dia untuk menentukan setiap pertandingan tetapi dia adalah manusia, dia punya kualitas sendiri," kata Bacary Sagna kepada Omnisport."Dia sangat berbakat, berbakat secara alami, tetapi dia adalah pemain gelandang bertahan. Sebagai pemain lini tengah Anda harus bertahan terlebih dahulu dan itulah yang dia lakukan, dia fokus pada tim," sambungnya."Dia punya karakter besar dan dia benar-benar percaya diri dan saya tahu Paul akan bersinar selama Piala Dunia," tegas mantan rekan Pogba di Piala Eropa 2016 itu.
Paul Pogba dinilai tak benar-benar paham soal peran yang harusnya dia mainkan di lapangan tengah. Di Piala Dunia 2018, dia disarankan jadi supersub saja.
Pogba melewati musim tak terlalu mengesankan bersama Manchester United. Performanya dinilai jauh dari konsisten, yang membuat dia dicadangkan dalam beberapa laga penting MU jelang musim tuntas.
Sudah banyak kritik datang pada Pogba. Dua musim setelah dibeli dari Juventus dengan rekor pemain termahal dunia, Pogba belum benar-benar bersinar.
Dengan kondisi seperti itu, bagaimana peran Pogba di Timnas Prancis kini juga mulai dipertanyakan. Pundit Sky Sports, Graeme Souness, menyebut Didier Deschamps akan mengalami masalah yang sama dengan Jose Mourinho untuk menentukan posisi main Pogba.
"Ada tanda tanya tentang Prancis. Seperti Jose Mourinho di MU, Didier Deschamps pun akan sulit mencari sistem untuk bisa memaksimalkan Paul Pogba," tulisnya di Sunday Times dikutip Daily Mail.
"Deschamps harus menggarisbawahi itu. Anda tak bisa memercayainya sebagai gelandang tengah, dan itu yang akan dilihat Deschamps. Dia bisa menggunakan Pogba sebagai supersub (saja)," lanjut Souness.Lebih lanjut, Souness malah mengklaim Pogba tidak memahami peran yang diberikan padanya sebagai gelandang. Maka Pogba dia sarankan tak dimainkan sedari awal, melainkan hanya jadi pengganti saat Prancis tertinggal."Jika Anda sedang unggul 1-0, Anda tak akan memasukkan (Pogba) untuk menuntaskan laga. Jika Anda dalam posisi tertinggal, dia mungkin bisa melakukan sesuatu. Tapi, Pogba belum begitu mengerti perannya secara jelas," kata Souness.