Conte: Saya Seorang Juara Berantai | Situs Judi Online | Huntfish | Livescasino | Sportbook | Slotgames
[ 20-05-2018 ]
Conte: Saya Seorang Juara Berantai | Situs Judi Online | Huntfish | Livescasino | Sportbook | Slotgames

London - Antonio Conte menegaskan komitmennya kepada Chelsea. Conte juga mengingatkan Chelsea bahwa dirinya adalah seorang juara berantai.
Chelsea keluar sebagai juara Piala FA 2017/2018 setelah mengalahkan Manchester United 1-0 di Wembley pada Sabtu (19/5/2018) malam. Gol tunggal The Blues dicetak lewat penalti Eden Hazard di babak pertama.
Itu merupakan gelar kedua Conte bersama Chelsea selama dua musim menjadi manajer. Di musim pertama, Conte mengantarkan Chelsea menjuarai Premier League.
"Ketika Anda terbiasa juara setiap musim, musim seperti ini dapat menciptakan beberapa masalah dalam diri Anda. Tapi saya juga berpikir di musim yang sulit seperti ini, saya membuktikan bahwa saya seorang juara berantai. Juara dengan cara seperti di musim ini memberi saya kepuasan lebih daripada kemenangan saya di masa lalu," kata Conte seperti dikutip dari The Guardian.
Masa depan Conte di Stamford Bridge dispekulasikan menyusul kegagalan Chelsea finis di zona Liga Champions. Chelsea disebut-sebut akan mencari manajer baru.
Namun Conte menegaskan bahwa dirinya masih terikat kontrak dengan Chelsea. Conte juga 'mengingatkan' Chelsea akan kemampuannya memberi gelar juara meski melewati musim yang sulit.
"Setelah dua tahun, klub sangat mengenal saya. Jika mereka ingin terus bekerja dengan saya, mereka mengenal saya. Saya tidak bisa berubah. Saya seperti ini dan masa lalu saya mengatakannya dengan sangat jelas, sebagai pemain dan sebagai seorang manajer," sambungnya.
"Saya seorang juara berantai. Saya membuktikannya di Inggris di saat yang sulit bagi klub setelah finis di posisi ke-10 (pada 2015/2016). Dalam dua musim, saya membawa dua piala untuk klub ini."
"Saya masih ada kontrak dan saya berkomitmen kepada klub ini. Seperti yang Anda ketahui, pekerjaan kami tidak sederhana. Saya memahami bahwa klub dapat membuat keputusan, keputusan positif, atau keputusan negatif. Saya orang pertama yang akan mengerti," tegasnya.
Chelsea akan mengejar gelar juara Piala FA. Namun, sekalipun berhasil menjuarainya, Willian percaya bahwa musim Chelsea tetap tidak akan dianggap sukses.
Di musim lalu, Chelsea menjuarai Premier League dengan meyakinkan.The Blues meraih 30 kemenangan dan mencapai 93 poin, unggul tujuh angka dari rival terdekatnya Tottenham Hotspur.
Namun di musim ini jangankan bersaing dalam mempertahankan gelar juaranya, tim London Barat itu justru terseok-seok. Sampai pekan ke-32, Chelsea terpuruk di peringkat kelima tertinggal 27 poin dari Manchester City di puncak klasemen sementara.
Chelsea bahkan terancam gagal lolos empat besar karena masih tertinggal 10 poin dari Tottenham yang kini menghuni peringkat keempat. Sementara kompetisi tinggal menyisakan enam pertandingan dan masih harus menghadapi Liverpool di pekan ketiga terakhir.
"Tidak ada alasan mengapa," Willian mengungkapkan kepada Daily Mail."Inilah sepakbola. Sejauh ini kami kurang beruntung. Padahal kami melakukan hal yang sama persis seperti musim lalu."
"Tapi sepakbola memang seperti itu. Sebagai contoh, kami mengendalikan pertandingan terakhir saat melawan West Ham dan bisa saja menang 4-1 atau 4-0, tapi kami malah seri."
Piala FA satu-satunya kesempatan Chelsea mengangkat gelar juara, seiring sukses maju ke semifinal. Akan tetapi, trofi tersebut hanya sekadar pelipur lara bagi Chelsea karena gagal total di liga.
"Kami adalah Chelsea. Kami selalu ingin memenangi banyak gelar juara tapi tentu saja, kami harus memenangi Piala FA dan menyudahi musim dengan baik," sambung winger Brasil itu.
"Sekalipun kami memenangi piala ini, tetap tidak akan menyelamatkan musim ini. Kupikir target kami adalah tetap di empat besar dan sekarang kami di posisi kelima. Satu-satunya titel yang bisa kami menangi adalah Piala FA jadi kami akan mengejarnya. Musim depan kami akan kembali lebih tangguh dan mencoba untuk menang lagi."