Satu Korban Rusuh Laga Arema vs Persib Meninggal Dunia | Ju
Satu Korban Rusuh Laga Arema vs Persib Meninggal Dunia | Judi Sabung Ayam Online | Bandar Terpercaya
[ 18-04-2018 ]
Satu Korban Rusuh Laga Arema vs Persib Meninggal Dunia | Judi Sabung Ayam Online | Bandar Terpercaya

Dhimas Duha (16), warga Jalan Kepuh, Kota Malang, meninggal dunia. Dia adalah salah satu suporter yang menonton laga Arema FC menjamu Persib yang berakhir rusuh.

Pelajar kelas I SMK Negeri 1 Janti ini meninggal dalam perawatan di Rumah Sakit dr Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang, Rabu (18/4/2018), sore. Kini, jenazah Dhimas sudah dibawa ke rumah duka dari kamar jenazah RSSA. 

Dari keterangan rekan dan juga tetangga Dhimas, terungkap jika dia diduga menjadi salah satu korban kerusuhan. Dhimas mengeluh sakit, namun memaksa pulang dengan dibonceng temannya dari Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, tempat laga digelar, Minggu (14/4/2018), malam.

"Dia (almarhum) maksa pulang, meski mengeluh pusing. Mau dibawa ambulance gak mau," ujar Nurrosidin (40), tetangga Dhimas pada wartawan di kamar jenazah RSSA Malang Jalan Belakang Rumah Sakit, Kamis petang.

Baru pada esok harinya (Senin 15 April 2018), kondisi Dhimas semakin memburuk. Kemudian, keluarga membawanya ke rumah sakit. 

"Baru kemarin pukul 9 malam dirujuk ke RSSA, dan tadi jam 4 sore meninggal dalam perawatan," bebernya saat mendampingi kerabat Dhimas menunggu proses pemulangan jenazah.

Setahu dia, Dhimas sempat bercerita jika saat kericuhan pecah menjadi korban. Sesak dan pusing yang dirasakan, akibat terinjak-injak penonton lain. 

"Sempat mengaku, terinjak-injak saat kerusuhan terjadi," Nurrosidin menjelaskan.

Kerusuhan pecah saat laga Arema menjamu Persib di Stadion Kanjuruhan, Minggu (14/4/2018), malam. Pertandingan memasuki injury time babak kedua terpaksa dihentikan, karena terjadi bentrok penonton dengan match steward hingga berujung tembakan gas air mata aparat keamanan untuk mengendalikan situasi.

Tercatat 214 suporter menjadi korban dampak gas air mata, situasi panik juga membuat penonton lain terinjak-injak. Delapan korban harus menjalani perawatan intensif di sejumlah rumah sakit. Saat itu, Dhimas Duha yang kini meninggal dunia, tak tercatat di dalamnya.